- +62 (821)-2209-6933
- admin@kertasdigital.id
- Todopuli Raya 18 Ave, MKSR 90223, IND
Pengalaman Diganggu 'Penghuni' Kapal Saat Jaga Malam
- Abu Faqih
- October 20, 2025
- 3:57 am
Dunia pelayaran, selain menyimpan potensi rezeki, juga seringkali menyisakan kisah-kisah mistis. Kapal, sebagai benda mati yang telah melintasi samudra dan mungkin menyimpan sejarah kelam, tak jarang dipercaya memiliki ‘penghuni’ tak kasat mata. Pengalaman diganggu makhluk halus saat jaga malam adalah salah satu cerita yang paling sering dibagikan di kalangan pelaut.
Mari kita selami salah satu pengalaman menegangkan yang dialami seorang pelaut saat menjalankan tugas jaga malamnya.
Source: Gemini AI
Jaga Malam di Tengah Lautan Sunyi
Malam itu, jam menunjukkan pukul 02.00 dini hari. Lautan membentang gelap, hanya diterangi cahaya bintang dan lampu navigasi kapal. Saudara Anton (bukan nama sebenarnya), seorang Mualim yang bertugas jaga di anjungan (bridge), merasakan keheningan yang luar biasa. Hanya suara mesin kapal yang monoton menemani kesendiriannya.
Anjungan, pusat kendali kapal, biasanya ramai di siang hari. Namun, di tengah malam, hanya satu atau dua orang yang berjaga. Fokus Anton tertuju pada radar dan peta elektronik. Tiba-tiba, ia merasakan hawa dingin menusuk, seolah ada seseorang di belakangnya. Ia menoleh, namun tidak ada siapa-siapa. Ia mencoba mengabaikannya, berpikir itu hanya perasaannya.
Beberapa menit kemudian, ia mendengar suara langkah kaki samar di lorong anjungan. “Siapa itu?” pikir Anton. Ia memanggil, “Halo? Ada orang?” Tidak ada jawaban. Langkah kaki itu menghilang. Rasa penasaran bercampur merinding mulai menyelimutinya.
Source: Gemini AI
Penampakan di Area Dek
Anton memutuskan untuk memeriksa area dek, sekadar memastikan tidak ada kru yang berkeliaran atau ada masalah di luar. Begitu ia melangkah ke luar anjungan dan menyusuri dek samping, pandangannya tertuju pada ujung haluan kapal. Samar-samar, di kegelapan, ia melihat sesosok bayangan hitam tinggi berdiri tegak.
Sosok itu tidak bergerak, hanya berdiri diam menatap ke laut lepas. Jantung Anton berdebar kencang. Ia mencoba memicingkan mata, namun sosok itu terlalu gelap dan tidak jelas. Ia mencoba memanggil lagi, namun suaranya tercekat. Tiba-tiba, sosok itu berbalik, dan Anton sempat melihat sekilas wajah pucat tanpa ekspresi sebelum sosok itu seperti menghilang ditelan kegelapan pekat.
Anton lemas. Ia segera kembali ke anjungan, mencoba menenangkan diri. Ia tahu betul semua kru sedang beristirahat atau berjaga di pos masing-masing. Tidak mungkin ada orang yang berdiri di haluan seperti itu tanpa alasan.
Suara Misterius di Ruang Mesin
Keesokan harinya, Anton berbagi cerita dengan KKM (Kepala Kamar Mesin), yang kemudian tersenyum tipis. “Oh, itu bukan hal baru, Mualim,” katanya santai. “Di ruang mesin juga sering ada yang ‘mengunjungi’. Kadang terdengar suara orang berjalan atau ketukan, padahal tidak ada siapa-siapa.”
Ternyata, kapal tempat mereka bekerja adalah kapal tua yang sudah berpindah tangan beberapa kali. Berbagai cerita dari kru sebelumnya dan kru pelabuhan seringkali menyebutkan bahwa kapal ini memang “berpenghuni.” Bahkan, ada cerita tentang seorang kru yang meninggal di kapal itu puluhan tahun lalu karena kecelakaan kerja.
Sejak saat itu, Anton selalu membawa senter kecil dan sesekali mengucapkan doa singkat saat jaga malam. Ia belajar untuk hidup berdampingan dengan ‘penghuni’ tak kasat mata kapal, menerima bahwa ia tidak sendirian di tengah lautan sunyi.
Apakah Anda berani berlayar dan jaga malam di kapal yang sama?
Add Your Heading Text Here
Add Your Heading Text Here
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.